Monday, November 24, 2025

Insentif Korupsi Non Finansial

arkam

Semua orang mendayung, fenomena ini semakin bertumbuh subur karena ada pembiaran yang terjadi karena amnesia organisasi, muncul sebagai akumulasi dari pola-Pola kebiasaan lama yang terus diputar ulang.

Disamping itu, segala sesuatu diselesaikan dengan segala sesuatu juga membuat alasan dua keputusan selalu diselesaikan melalui jalur negosiasi sebagai alasan satu atas dasar menjaga rahasia atasan membuat selalu saja ada insentif untuk melindungi kebohongan. Kepentingan kelompok seperti ini terus tumbuh sumber di organisasi.

Fenomena ini sudah berlangsung lama dan dipelihara dengan amat sangat baik agar tidak terbaca. Pepatah tua, ikan uda busuk di kepala, maka tetap busuk. Perumpamaan ini menjadi benar kalau diperkuat dengan orang-orang di seputaran birokrasi yang bermental autopilot uda nggak ada pilihan untuk keluar dari zona nyaman.

Insentif korupsi non finansial yang diberikan masih merupakan sesuatu hal yang baru, walaupun di beberapa negara bukan sesuatu yang baru. Namun, satu tahun terakhir ini mulai diperdebatkan sebagai sebuah fenomena gunung es yang terus dipelihara dan dijaga agar tidak mencair.

Insentif korupsi non finansial, selalu terucap di berbagai kesempatan dengan berbagai konspirasi yang disepakati, seperti berlindung dibalik pesan-pesan buku suci, ungkapan yes boss, siap boss, petunjuk bos, fenomena seperti ini dipastikan melahirkan praktek-praktek di luar norma organisasi dan melemahkan berpikir rasional.

Manusia-manusia mental miskin yang selalu bersandar di balik petunjuk pimpinan, menjaga wibawa organisasi, pesan-pesan buku suci dan selalu mengatasnamakan kepentingan orang banyak, membuat praktek-praktek kecurangan selalu dibiarkan tumbuh dan dibiarkan karena semua mendayung.@arkam

No comments:

Post a Comment

MENCARI MAYBRAT

Merauke Undercover

arkam Merauke selalu tampil manis di mata orang luar. Kota rusa, kota datar, kota paling timur negeri. Tapi itu hanya kulit luar topeng yang...