arkam
Lahirnya nama Kuda Mati bukan karena ratusan atau ribuan kuda mati di lokasi tersebut, tetapi ada cerita yang melegenda dan ceritanya perlu di pahat kembali agar Anda mengerti dengan arti dan diberikan nama tersebut buat wilayah di sebelah bandara merauke Papua Selatan. Story Telling menjadi penting agar generasi lintas generasi mendapatkan pengetahuan tentang apa yang tersembunyi di balik nama Kuda Mati.
Sementara, Anda yang lagi membaca dan atau baru menemukan arti Kuda Mati dalam catatan tinta langit ini, perlu untuk membangun literasi tentang menulis cerita Merauke, Story Telling merupakan titik masuk utama untuk membangun dan menyampaikan cerita berbasis nilai budaya yang masih tersimpan rapi yang perlu dieksplorasi sebagai tambang emas baru Merauke dan Papua Selatan.
Kembali di topik, pada masa lampau ada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah melalui lembaga donor yang menjadikan Merauke dan Pegunungan Bintang sebagai Pilot Projek, bukti sejarah di pegunungan bintang ada kuda yang difungsikan sebagai transportasi untuk mengangkut kayu, namun kegiatan tersebut tidak berjalan maksimal karena tingkat kemajuan pendidikan serta karakter budaya.
Sementata, proyek pemberdayaan di Merauke di pusatkan pada lokasi yang pada saat ini, di lihat cukup strategis dalam pengembangan sektor peternakan, maka lembaga donor melakukan kerjasama pemberdayaan masyarakat lewat pemerintah daerah mendatangkan ribuan anakan kuda untuk diternakan.
Program amat mulia yang dilakukan lembaga donor dengan beberapa pihak berjalan di luar target dan rencana awal untuk konsep pemberdayaan membuat program gagal total di wilayah sampel, maka para lembaga donor memberi nama kuda mati.
Masa Lalu adalah guru, maka berbagai program kegiatan yang dilakukan lembaga donor, mulai dihentikan untuk program pemberdayaan masyarakat daerah selatan lebih khusus merauke masuk dalam daerah kurang layak mendapatkan bantuan program pemberdayaan dan penguatan kapasitas masyarakat.
Masalah gagalnya proyek pemberdayaan berbasis potensi, perlu lihat sebagai referensi untuk memperbaiki pendekatan pemberdayaan yang akan dilakukan Papua Selatan sebab budaya adalah sumber belajar utama yang terbaik.
Pendekatan pembangunan yang dilakukan pemerintah secara siklus dalam the life story, masih hannya sebatas perbaikan kecil pada penguatan manajemen kelembagaan bukan berfokus pada penguatan manusia dan kemanfaatan ekonomi berkelanjutan.@arkam
Lahirnya nama Kuda Mati bukan karena ratusan atau ribuan kuda mati di lokasi tersebut, tetapi ada cerita yang melegenda dan ceritanya perlu di pahat kembali agar Anda mengerti dengan arti dan diberikan nama tersebut buat wilayah di sebelah bandara merauke Papua Selatan. Story Telling menjadi penting agar generasi lintas generasi mendapatkan pengetahuan tentang apa yang tersembunyi di balik nama Kuda Mati.
Sementara, Anda yang lagi membaca dan atau baru menemukan arti Kuda Mati dalam catatan tinta langit ini, perlu untuk membangun literasi tentang menulis cerita Merauke, Story Telling merupakan titik masuk utama untuk membangun dan menyampaikan cerita berbasis nilai budaya yang masih tersimpan rapi yang perlu dieksplorasi sebagai tambang emas baru Merauke dan Papua Selatan.
Kembali di topik, pada masa lampau ada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah melalui lembaga donor yang menjadikan Merauke dan Pegunungan Bintang sebagai Pilot Projek, bukti sejarah di pegunungan bintang ada kuda yang difungsikan sebagai transportasi untuk mengangkut kayu, namun kegiatan tersebut tidak berjalan maksimal karena tingkat kemajuan pendidikan serta karakter budaya.
Sementata, proyek pemberdayaan di Merauke di pusatkan pada lokasi yang pada saat ini, di lihat cukup strategis dalam pengembangan sektor peternakan, maka lembaga donor melakukan kerjasama pemberdayaan masyarakat lewat pemerintah daerah mendatangkan ribuan anakan kuda untuk diternakan.
Program amat mulia yang dilakukan lembaga donor dengan beberapa pihak berjalan di luar target dan rencana awal untuk konsep pemberdayaan membuat program gagal total di wilayah sampel, maka para lembaga donor memberi nama kuda mati.
Masa Lalu adalah guru, maka berbagai program kegiatan yang dilakukan lembaga donor, mulai dihentikan untuk program pemberdayaan masyarakat daerah selatan lebih khusus merauke masuk dalam daerah kurang layak mendapatkan bantuan program pemberdayaan dan penguatan kapasitas masyarakat.
Masalah gagalnya proyek pemberdayaan berbasis potensi, perlu lihat sebagai referensi untuk memperbaiki pendekatan pemberdayaan yang akan dilakukan Papua Selatan sebab budaya adalah sumber belajar utama yang terbaik.
Pendekatan pembangunan yang dilakukan pemerintah secara siklus dalam the life story, masih hannya sebatas perbaikan kecil pada penguatan manajemen kelembagaan bukan berfokus pada penguatan manusia dan kemanfaatan ekonomi berkelanjutan.@arkam
No comments:
Post a Comment